(0)![]()
Analisis pertandingan antara France dan Ukraine
Tim nasional Prancis melewatkan kesempatan untuk memastikan tiket lebih awal ke Amerika Utara pada musim panas 2026 setelah ditahan imbang 2-2 oleh Islandia di pertandingan keempat bulan Oktober. Namun, “Les Bleus” kini berada di ambang menyelesaikan target mereka untuk lolos ke putaran final Piala Dunia untuk kedelapan kalinya berturut-turut, sekaligus memperpanjang rangkaian partisipasi mereka ke 16 turnamen besar berturut-turut, termasuk EURO.
Jadi, apa syarat agar “Les Galloises” secara resmi meraih tiket lebih awal ke AS, Kanada dan Meksiko? Sangat sederhana — hanya perlu mengalahkan Ukraina di Parc des Princes pada dini hari 14 November, maka tim asuhan pelatih Didier Deschamps akan menyelesaikan tugas satu pertandingan lebih awal, tanpa mempedulikan hasil dari pertandingan Islandia vs Azerbaijan maupun laga terakhir penyisihan.
Jika hanya imbang melawan Ukraina, Prancis harus menunggu hingga pertandingan terakhir untuk bisa lanjut. Namun dengan status sebagai kekuatan besar dan kebanggaan tim yang mencapai final di dua Piala Dunia terakhir, Les Bleus tentu tidak ingin membuat penggemar mereka menunggu lebih lama.
Statistik pertemuan juga sepenuhnya mendukung Prancis: dalam 13 pertemuan sebelumnya, mereka menang 7 kali, imbang 5 kali dan hanya kalah 1 kali dari Ukraina. Khususnya di kandang, tim biru belum pernah kalah dari tim Eropa Timur ini — dengan 4 kemenangan dan 1 hasil imbang dari 5 kunjungan.
Dalam hal performa terkini, Prancis masih unggul dengan 4 kemenangan dan 1 hasil imbang dalam 5 pertandingan terakhir; sementara Ukraina hanya memiliki 2 kemenangan, 1 imbang dan 2 kekalahan dalam 5 pertandingan resmi terakhir. Selain itu, Les Bleus juga sedang mempertahankan rangkaian 5 pertandingan tanpa kalah di kandang (4 kemenangan, 1 imbang), sedangkan tim berkaos kuning hanya meraih 1 kemenangan, 1 imbang dan 2 kekalahan dalam 4 kunjungan terakhir mereka.
