(+0.75)![]()
Analisis pertandingan antara Bologna dan Inter
Inter Milan gagal meraih gelar Piala Super Italia untuk keempat kalinya secara beruntun setelah kalah dari rival sekota, AC Milan, pada final musim lalu. Laga derby yang dramatis tersebut menghasilkan lima gol, termasuk gol penentu di masa tambahan waktu, yang kemudian berdampak pada kegagalan Nerazzurri dalam perburuan Scudetto dan final Liga Champions.
Sejak Cristian Chivu menggantikan Simone Inzaghi, Inter perlahan kembali ke puncak Serie A. Dengan 11 kemenangan dari 15 pertandingan, mereka kini unggul satu poin atas AC Milan dan dua poin dari juara bertahan Napoli. Menjelang keberangkatan ke Arab Saudi untuk Piala Super Italia, Inter sedang berada dalam tren positif dengan tiga kemenangan beruntun di liga dan lolos ke perempat final Coppa Italia.
Di sisi lain, Bologna bukan lagi lawan yang mudah. Sejak kekalahan telak 1-6 pada akhir 2022, mereka hanya sekali kalah dalam lima pertemuan terakhir melawan Inter. Kemenangan 1-0 di kandang pada April lalu lewat gol telat Riccardo Orsolini memberi harapan untuk mencatatkan kemenangan beruntun atas Inter untuk pertama kalinya di abad ini.
Bologna tampil di Piala Super Italia sebagai juara Coppa Italia, namun persiapan mereka kurang ideal setelah kalah dari Juventus dan gagal menembus empat besar Serie A. Dengan catatan enam laga beruntun tanpa clean sheet, menghadapi lini serang tajam Inter Milan dua kali dalam dua pekan jelas menjadi tantangan besar.
