(+1.5)![]()
Analisis pertandingan antara SK Slavia Praha dan Barcelona
Slavia Praha memasuki laga ini dengan kekurangan serius dalam hal ritme pertandingan. Selama lebih dari satu bulan terakhir, wakil Republik Ceko tersebut tidak tampil di ajang resmi mana pun, dan hanya menjalani tiga laga uji coba melawan Basel, Karlsruher, dan Brann untuk menjaga kebugaran. Minimnya intensitas kompetisi, ditambah posisi mereka yang berada di peringkat ke-33 dari 36 tim pada fase liga Liga Champions, membuat Slavia Praha sulit tampil percaya diri saat menjamu Barcelona.
Setelah enam pertandingan di Liga Champions musim ini, Slavia Praha baru mencetak dua gol, menjadikannya sebagai tim dengan catatan ofensif terburuk di kompetisi. Selain itu, rekor pertemuan juga tidak berpihak pada tuan rumah. Dari 15 pertemuan melawan klub-klub Spanyol di kompetisi Eropa, Slavia Praha hanya meraih dua kemenangan, enam hasil imbang, dan tujuh kekalahan. Salah satunya adalah kekalahan 1-2 dari Barcelona di kandang sendiri pada fase grup Liga Champions musim 2009/10.
Sementara itu, Barcelona asuhan Hansi Flick saat ini berada di peringkat ke-15, namun hanya terpaut poin setara dua hasil imbang dari zona delapan besar. Selain unggul dalam reputasi dan kualitas skuad, raksasa Catalunya tersebut juga didukung catatan sejarah yang kuat, setelah memenangkan tujuh dari delapan pertemuan sebelumnya melawan tim asal Republik Ceko.
Menghadapi Slavia Praha yang dinilai kalah dalam hal performa dan kualitas, Barcelona jelas memegang keunggulan besar. Pertanyaannya bukan apakah mereka akan meraih tiga poin, melainkan seberapa besar margin kemenangan yang akan dicapai.
