(0)![]()
Analisis pertandingan antara Brighton & Hove Albion dan Nottingham Forest
Brighton & Hove Albion mengakhiri periode sulit dengan kemenangan tandang 2-0 atas Brentford akhir pekan lalu — sebuah suntikan moral yang sangat dibutuhkan setelah serangkaian hasil mengecewakan. Sebelumnya, The Seagulls hanya meraih satu kemenangan dari lima pertandingan terakhir di Premier League, dengan satu hasil imbang dan tiga kekalahan, yang menunjukkan inkonsistensi sejak awal musim.
Di bawah arahan pelatih Fabian Hurzeler, Brighton telah mengumpulkan 34 poin dari 27 laga dan kini berada di papan tengah klasemen. Meski posisi tersebut relatif aman, mereka masih cukup jauh dari ambisi untuk bersaing memperebutkan tiket kompetisi Eropa seperti musim-musim sebelumnya. Catatan delapan kemenangan, sepuluh hasil imbang, dan sembilan kekalahan menggambarkan tim yang mampu menyulitkan lawan-lawan kuat, tetapi kurang stabil dan tajam untuk melangkah lebih jauh.
Keunggulan terbesar Brighton jelang laga berikutnya adalah bermain di kandang sendiri, Falmer Stadium (Amex). Di sana, mereka meraih lima kemenangan dan enam hasil imbang dari 13 pertandingan, dengan hanya dua kekalahan. Statistik itu menunjukkan bahwa Amex bukan tempat yang mudah bagi tim tamu untuk mendominasi permainan.
Sementara itu, Nottingham Forest masih berjuang di zona degradasi, saat ini berada di peringkat ke-17 dengan 27 poin dari 27 pertandingan. Performa terbaru mereka cukup mengkhawatirkan, hanya meraih satu kemenangan dalam lima laga terakhir di Premier League, ditambah dua hasil imbang dan dua kekalahan. Hal ini membuat tekanan terhadap pelatih Vitor Pereira semakin besar.
Setelah debut yang mengesankan dengan kemenangan atas Fenerbahce di leg pertama play-off Liga Europa, Pereira kemudian menerima dua hasil buruk berturut-turut. Nottingham kalah dari Liverpool di Premier League akhir pekan lalu dan kembali tumbang dari Fenerbahce pada leg kedua di kompetisi Eropa. Rangkaian hasil negatif tersebut membuat lawatan ke Amex semakin berat bagi mereka.
