(+0.25)![]()
Analisis pertandingan antara Algeria dan Nigeria
Di bawah arahan mantan pelatih kepala Swiss, Vladimir Petkovic, Algeria telah kembali menjadi salah satu tim terkuat dan paling konsisten di Afrika. Mereka memiliki banyak pemain berbakat, terutama di lini serang, dan telah tak terkalahkan dalam 35 pertandingan hanya dalam 90 menit reguler. Lebih penting lagi, tim ini selalu menunjukkan persatuan yang kuat dan kemampuan menghadapi tantangan besar.
Algeria memasuki perempat final setelah menang tipis 1-0 atas DR Kongo di babak 16 besar di Rabat, berkat gol telat Adil Boulbina di babak tambahan. Kemenangan ini meningkatkan moral tim, mempersiapkan mereka untuk menghadapi dan menaklukkan Nigeria di perempat final AFCON 2025.
Sementara itu, Nigeria mengalami performa tidak stabil beberapa tahun terakhir, namun di bawah pelatih Eric Chelle, “Super Eagles” menunjukkan perbaikan signifikan belakangan ini. Meski demikian, masalah internal tetap ada, terutama terkait Victor Osimhen. Menjelang laga kontra Algeria, striker bintang ini dikabarkan akan meninggalkan kamp untuk kembali ke Turki. Konflik sebelumnya antara Osimhen dan Ademola Lookman saat kemenangan 4-0 atas Mozambik di babak 16 besar membuat situasi semakin rumit.
Hingga kini belum jelas apakah Osimhen benar-benar meninggalkan tim, tetapi situasi ini pasti akan memengaruhi persiapan Nigeria menghadapi Algeria — tim yang belum pernah mereka kalahkan dalam empat pertemuan terakhir (3 kalah, 1 seri).
