(+0.5)![]()
Analisis pertandingan antara Real Betis dan Real Madrid
Real Betis baru saja mengalami kekecewaan di ajang UEFA Europa League setelah tersingkir oleh Sporting Braga di babak perempat final. Namun, mereka segera bangkit di La Liga dengan kemenangan dramatis 3-2 saat bertandang ke markas Girona FC.
Setelah 32 pertandingan La Liga musim ini, tim asuhan Manuel Pellegrini mengoleksi 49 poin dari 12 kemenangan, 13 hasil imbang, dan 7 kekalahan, menempati posisi ke-5 dan unggul 5 poin dari Celta Vigo dalam perebutan tiket kompetisi Eropa.
Meski meraih kemenangan penting, performa Betis secara keseluruhan masih tidak stabil, dengan hanya 1 kemenangan dalam 11 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Di kandang Estadio Benito Villamarín, mereka mengumpulkan 26 poin dari 15 laga liga, namun performa belakangan menurun dengan 1 kemenangan, 4 imbang, dan 2 kekalahan dalam 7 laga terakhir di kandang.
Di sisi lain, Real Madrid datang setelah menang 2-1 atas Deportivo Alavés lewat gol Kylian Mbappé dan Vinícius Júnior. Namun, jarak 9 poin dari rival FC Barcelona dengan hanya 6 laga tersisa membuat persaingan gelar semakin sulit.
Meski peluang juara liga hampir tertutup, kemenangan atas Alavés tetap penting bagi tim asuhan Álvaro Arbeloa karena mengakhiri rentetan 4 laga tanpa kemenangan, termasuk 2 kekalahan dari Bayern Munich dan tersingkir di perempat final UEFA Champions League.
Dengan El Clásico yang masih menanti, Real Madrid memahami bahwa peluang belum sepenuhnya tertutup. Dengan semangat “pantang menyerah”, mereka akan terus berjuang hingga akhir musim.
