(0)![]()
Analisis pertandingan antara Al-Nassr dan Al-Ittihad
Dalam beberapa hari terakhir, Saudi Pro League terus diguncang berbagai kontroversi yang melibatkan klub-klub besar, menjadikan kompetisi ini pusat perhatian publik. Sorotan utama tertuju pada transfer mengejutkan Karim Benzema yang meninggalkan Al Ittihad untuk bergabung dengan rival abadi mereka, Al Hilal, pada bursa transfer musim dingin, sementara N’Golo Kanté juga telah hengkang.
Di sisi lain, Cristiano Ronaldo — bintang Al Nassr dan tim nasional Portugal — absen pada pertandingan terakhir setelah menunjukkan ketidakpuasan terhadap liga dalam jangka waktu yang cukup lama. Rangkaian perubahan ini memicu perdebatan luas dan diperkirakan akan membawa dampak penting dalam waktu dekat.
Dalam situasi tersebut, Al Nassr akan menghadapi Al Ittihad pada dini hari 7 Februari dalam laga krusial penentuan gelar juara. Tim asuhan Jorge Jesus terus menempel ketat Al Hilal dengan selisih hanya satu poin di klasemen. Dari 19 pertandingan, mereka mencatat 15 kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan, mengoleksi 46 poin dan berada di posisi kedua. Kesalahan sekecil apa pun bisa berpengaruh besar terhadap ambisi juara mereka.
Sebaliknya, Al Ittihad tengah menjalani musim yang penuh gejolak. Manajemen klub tentu tidak puas dengan perkembangan terkini, terutama setelah kehilangan Benzema ke rival langsung. Setelah 19 laga, Al Ittihad meraih 10 kemenangan, empat hasil imbang, dan lima kekalahan, mengumpulkan 34 poin, berada di peringkat keenam, serta tertinggal 13 poin dari puncak klasemen, sehingga peluang juara mereka nyaris tertutup.
