(+1.25)![]()
Analisis pertandingan antara Lecce dan Inter
Belum jelas apakah Inter Milan bisa membalikkan keadaan melawan Bodø/Glimt setelah kalah 1-3 pada leg pertama play-off, tetapi dengan situasi saat ini, peluang tim Cristian Chivu untuk melaju jauh di UEFA Champions League musim ini sangat terbatas. Oleh karena itu, tujuan paling realistis Inter saat ini adalah fokus meraih gelar Serie A. Faktanya, tim ini sudah kehabisan energi dan ide setelah menjalani musim yang sampai final Liga Champions tetapi tetap kosong tangan.
Setelah AC Milan ditahan imbang oleh Como 1907 di pertengahan pekan, jarak antara kedua tim sekota tetap 7 poin menjelang putaran ke-26. Selisih ini tidak terlalu besar tapi juga tidak mudah untuk dikejar Milan. Inter versi Chivu saat ini sangat ahli dalam mendominasi lawan yang lebih lemah, dan kenyataannya, banyak tim level menengah-ke-bawah di Serie A sekarang.
Lecce tentu saja dianggap tim papan bawah-menengah. Dengan 24 poin dari 25 pertandingan, tim asal Puglia ini hanya berada tepat di atas zona degradasi. Lecce baru saja meraih dua kemenangan beruntun untuk pertama kalinya musim ini, namun lawan yang dikalahkan hanyalah Udinese dan Cagliari. Inter jelas merupakan tantangan yang sama sekali berbeda bagi tim Eusebio Di Francesco.
Kemenangan lain di Stadio Via del Mare akan membantu Inter mengokohkan posisi puncak dan mendekatkan mereka ke gelar Scudetto.
