(0)![]()
Analisis pertandingan antara Inter dan Pisa
Inter baru saja mengalami kekecewaan besar setelah kalah 1-3 dari Arsenal di kandang sendiri pada fase grup Liga Champions. Kekalahan ini membuat Nerazzurri belum mampu menembus posisi delapan besar, sementara hanya tersisa satu laga di fase grup. Meski demikian, peluang Inter masih terbuka karena jarak dengan zona delapan besar hanya terpaut satu poin (12 berbanding 13). Jika mampu meraih kemenangan atas Dortmund di laga terakhir, tiket langsung ke babak gugur masih sangat mungkin diraih.
Di kompetisi domestik, Inter justru menampilkan wajah yang sangat berbeda. Pasukan Simone Inzaghi saat ini memimpin klasemen Serie A dengan keunggulan tiga poin atas rival sekota AC Milan (49 vs 46). Meski rekor delapan laga tanpa kekalahan baru saja dihentikan Arsenal, performa keseluruhan Inter tetap mengesankan dengan enam kemenangan dari delapan pertandingan tersebut.
Sebaliknya, Pisa tengah terpuruk dalam krisis. Tim yang berada di posisi kedua dari bawah klasemen hanya meraih satu kemenangan dalam 20 laga terakhir, atas Cremonese, sementara sisanya didominasi hasil imbang dan kekalahan. Walaupun Pisa mencatat enam hasil imbang dari tujuh laga tandang terakhir, hal itu masih belum cukup untuk menyaingi Inter, salah satu raksasa sejati sepak bola Italia.
Dengan keuntungan bermain di Giuseppe Meazza dan menghadapi lawan yang musim lalu masih berlaga di Serie B, Inter sangat difavoritkan untuk meraih tiga poin penuh dan menjaga momentum menuju fase krusial musim ini.
