(0)![]()
Analisis pertandingan antara Newcastle United dan Aston Villa
Ada banyak alasan untuk meyakini bahwa Newcastle akan meraih tiga poin penuh di kandang pada laga ini. Pertama, tim asal Inggris Timur Laut tersebut tampil sangat konsisten di St James’ Park dengan catatan delapan laga kandang Premier League tanpa kekalahan (enam menang, dua imbang). Menariknya, Newcastle membuka tahun 2026 dengan sangat impresif melalui dua kemenangan kandang beruntun atas Crystal Palace dan Leeds.
Jika tren kemenangan ini berlanjut, The Magpies akan memenangkan dua laga kandang pertama mereka dalam satu tahun kalender untuk pertama kalinya sejak 2012. Menariknya lagi, lawan pada laga ketiga saat itu juga adalah Aston Villa. Selain itu, kandang selalu menjadi tempat di mana lini serang Newcastle menunjukkan daya gedor terbaiknya.
Statistik menunjukkan bahwa dalam dua musim terakhir, hanya Manchester City (70 gol) dan Brentford (63 gol) yang mencetak lebih banyak gol kandang di Premier League dibandingkan Newcastle (62 gol). Newcastle juga mencetak setidaknya dua gol dalam delapan laga kandang terakhir mereka, sebuah pencapaian yang terakhir kali terlampaui pada musim 1931/32.
Selain itu, Newcastle juga tampil kompetitif saat menghadapi tim-tim papan atas, hanya kalah dua kali dalam sembilan pertandingan terakhir melawan tim tiga besar (empat menang, tiga imbang). Pelatih Eddie Howe sendiri telah mencatat 12 kemenangan melawan tim tiga besar sepanjang karier kepelatihannya, hanya kalah dari Sam Allardyce (13) di antara pelatih asal Inggris.
Meski demikian, Aston Villa bukan lawan yang bisa diremehkan. Musim ini, hanya Arsenal (21 poin) yang meraih lebih banyak poin tandang dibandingkan Villa (18 poin). Rata-rata 1,64 poin per laga tandang pada musim 2025/26 juga merupakan yang terbaik bagi mereka sejak musim 2009/10. Namun demikian, dengan keunggulan kandang dan rekor pertemuan yang lebih baik, Newcastle tetap lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan.
