(0)![]()
Analisis pertandingan antara Chelsea dan Bournemouth
Chelsea hanya meraih satu poin dari enam poin maksimal dalam dua laga terakhir, sehingga kemenangan atas Bournemouth sangat dibutuhkan untuk mengembalikan kepercayaan diri dalam perburuan empat besar musim ini. Meski sempat kalah tiga kali dari lima laga kandang pertama melawan Bournemouth di Premier League, Chelsea kini tidak terkalahkan dalam tiga pertemuan terakhir di Stamford Bridge (dua menang, satu imbang).
Ini baru kali kedua Chelsea menghadapi lawan yang sama dua kali dalam satu bulan di Premier League, setelah sebelumnya dua kali imbang melawan Manchester United pada Desember 1998. Selain itu, ada sejumlah tanda positif jelang pertandingan ini.
Chelsea kalah 0-2 dari Ipswich pada laga terakhir Premier League tahun 2024, tetapi mereka belum pernah kalah dalam laga penutup tahun secara beruntun sejak musim 1990/91, yang keduanya terjadi saat melawan Luton. Ketika memainkan laga penutup tahun di kandang, Chelsea hanya kalah sekali dari 22 pertandingan terakhir (13 menang, delapan imbang).
Sementara itu, Bournemouth hanya sekali menang dalam laga penutup tahun Premier League dalam tujuh tahun kalender terakhir, yakni kemenangan 3-0 atas Cardiff pada Desember 2021. Pada pertandingan ini, tim tamu akan menaruh harapan besar pada Antoine Semenyo.
Semenyo telah mencetak gol tandang di Anfield dan Old Trafford musim ini. Jika kembali mencetak gol, ia akan menjadi pemain keempat yang mencetak gol tandang ke gawang Chelsea, Liverpool, dan Manchester United dalam satu musim Premier League, setelah Kevin Nolan, Gabriel Agbonlahor, dan Robin van Persie. Meski demikian, performa Bournemouth masih kurang meyakinkan dengan lima kekalahan dan empat hasil imbang dalam sembilan laga terakhir, serta empat kekalahan dan tiga hasil imbang dalam tujuh laga tandang terakhir.
